Depan | Buku Tamu | Tentang Kami | Info Iklan | Berita | Kamus Perkapalan | Hubungi Kami |
ZONA ANGGOTA
 
Login Zona Anggota !
Daftar Zona Anggota !
 
10 Anggota Terbaru
Sandra Lehmann
  MEGA LANGGENG UTAMA
Fiona Yap
  MV VOYAGER
EDY PURWANTO
  CV.ALFARIA
Hassan Karim
  PREMIER INTERNATIONAL
Iwan Marines Lie
  PT. TANJUNG PERKASA
Eddy Noer Seto
  CV,MAJU BANGKIT
Sony
  PT. VINICI INTI LINES
Joyce Lisa
  PT LOGINDO SAMUDRAMAKMUR
David Jackson
  PT BUDI MULIA BAHTERA SANTOSA
Rumantiyo
  PT.ARKANANTA INDONESIA
Mari bergabung dengan 3600 anggota lainnya.
 
 
KATEGORI IKLAN
 
Untitled Document
Bulk Carrier Ship
Cargo Offer
Container Ship
Crews Market
Engine and Spareparts
General Cargo Ship
Jet Ski
Kanoe and Kayak
Navigation Systems
Speed Boat
Tanker
Tug Boat and Barge
Wanted
Wood Ship
Yacht and Fishing Boat
 
     
INFORMASI STATISTIK
 
Pengunjung situs ini :
 
BUKU TAMU
 
Fivil Ocwantianus
  thank you for all information..
Wicaksono
  terima kasih di ijin kan untuk bergabung, semoga akan banyak memberikan manfaat terutama bertambahnya pertemanan . salam. sukses selalu untuk semuanya...
Fivil Ocwantianus
  we are the tugbarge agency, provide tugboat & barge ship charter, 230 - 300 feet, time charter/freight charter, commercial contact : wa/sms : 6281317018890, thetugbargeagency@yahoo.com...
  lihat komentar lain..
 
 


Setting Terbaik
I.E v6.x dan Firefox v1.5
1024 x 800

 
 
28 Sep 2015
  Segitiga Bermuda Indonesia Di Masalembo
27 Sep 2015
  Redaksi Indonesianship- Aktif Kembali
18 Mei 2015
  Prakiraan Cuaca Untuk Pelayaran
11 Mei 2015
  NEW PRIOK: 12.000 Tiang Pancang Terpasang
07 Mei 2015
  Jonan Luncurkan Pelayaran Tol Laut Pertama
04 Mei 2015
  Kapal Kargo Jelajahi Lautan Tanpa Awak
27 Apr 2015
  Upload Foto
20 Apr 2015
  Industri Galangan Kapal Polandia Siap Bangun Kemaritiman Indonesia
15 Apr 2015
  Harga Minyak Naik Moderat Setelah Minggu Lalu Menguat
10 Apr 2015
  Harga Minyak Dunia Rebound Dari Penurunan Curam
 
   
BERITA
10 Nop 2006
ARTI PERAHU BAGI WARGA KAMORO  

Papua, DALAM kehidupan suku Kamoro, setiap keluarga wajib memiliki perahu yang digunakan untuk mencari makan. Ketergantungan mereka terhadap perahu sangat tinggi mengingat komunitas ini hidup di muara Sungai Ajkwa yang berhadapan dengan Laut Arafura. Bagi suku yang bermukim sekitar 60 kilometer sebelah selatan Kota Timika, Papua ini keberadaan perahu sangat penting karena sungai menjadi bagian sehari-hari dari hidup mereka, baik sebagai sarana transportasi maupun sebagai sumber makanan. Dalam tradisi turun-temurun suku Kamoro, setiap laki-laki diharuskan mahir dalam membuat dan mengemudikan perahu. Karena itu sejak usia dini, anak laki-laki sudah dilibatkan oleh ayahnya saat membuat perahu, meski keterlibatannya baru sebatas memerhatikan ayahnya bekerja. Beranjak dewasa, remaja Kamoro tidak cuma melihat apa yang dilakukan sang ayah. Mereka dituntut punya kemahiran soal itu jika sudah ingin berumah tangga. Selain mahir berburu, mereka juga dituntut untuk mampu membuat dan mengemudikan perahu, mereka juga harus mahir berburu. Karena itu bagi suku Kamoro, adalah suatu aib bagi laki-laki jika tidak mampu membuat perahu. Perahu suku Kamoro memiliki keunikan sendiri jika dibandingkan dengan perahu suku lainnya. Perahu ini bentuknya ramping memanjang. Lebarnya pas untuk badan orang dewasa. Tingginya pun hanya sekitar 70 sentimeter. Dasar perahu digunakan untuk tempat duduk penumpang. Jika perahu diisi lebih dari satu orang, para penumpang tidak dapat duduk secara berdampingan. Mereka harus duduk memanjang dalam satu lajur. Jika dilihat dari tepi sungai saat sebuah perahu sedang melintas, hanya kepala penumpangnya saja yang terlihat. Masyarakat Kamoro juga mempercantik perahu mereka dengan hiasan ukiran. Di kedua ujung perahu dibuat ukiran berbentuk kepala manusia, lengkap dengan mata, hidung, mulut, dan telinga. Ukiran ini dilambangkan sebagai nenek moyang mereka, yang diyakini memiliki roh yang akan mengawasi dan melindungi mereka saat mencari nafkah. Ukiran lainnya dipahat di sekeliling badan perahu, selain untuk keindahan perahu, juga menjadi tanda pengenal si pemilik perahu. Tanpa menuliskan nama pemilik di badan perahu, orang lain akan dapat mengetahui empunya si perahu dengan melihat ukiran itu. Secara garis besar motif ukirannya sama yang merupakan warisan dari nenek moyang mereka. Juga sudah menjadi warisan nenek moyang, setiap laki-laki harus mampu menjadi 'one man show' saat membuat perahu. Hal ini dimulai dari memilih dan menebang pohon, membentuk pohon menjadi perahu, mengukir, hingga merawatnya. Proses pembuatannya dimulai dari menebang pohon minyak yang tumbuh di hutan sekitar Kamoro. Untuk memperoleh kayu minyak yang bagus dan keras, mereka tidak asal pilih saat menebang pohon. Perahu yang kukuh dan antigigitan hewan pemakan kayu dihasilkan oleh pohon yang usianya lebih dari 50 tahun. Setelah seharian menebang pohon, proses pembentukan perahu pun dimulai. Butuh waktu sekitar dua minggu untuk mengubah sebuah gelondongan kayu menjadi perahu sepanjang tiga meter.(Msc/S-5

Sumber Berita: Media Indonesia & infopapua.com


     
 
 
 
27 Apr 2015
  CARGO FOR SCRAP
23 Apr 2015
  DIJUAL CEPAT KAPAL CONTAINER TH
22 Apr 2015
  TUGBARGE CHARTER OFFER
22 Apr 2015
  DIJUAL CONTAINER VESSEL TH 1985
22 Apr 2015
  DIJUAL TK 300
22 Apr 2015
  DIJUAT KAPAL MOTOR TANKER 1400 T
22 Apr 2015
  JUAL KAPAL MOTOR TANKER 1400T
18 Apr 2015
  CARS,TRAILER CARRIER‏ LOA 155 MR041815YR FOR SALE
17 Apr 2015
  SUPPLIER SOLAR HSD DAN MFO
15 Apr 2015
  DIJUAL TUGBOAT 1032 HP X 2 - BARU