Iklan Baris

Tug Boat

Jual Tugboat GT 203 Muatan 160-170 Ton

1. Kapal masih baru belum pernah jalan Pembuatan tahun 2019
2. GT 203 Muatan 160-170 Ton
3. Kayu body luar merbau ketebalan kulit 5 Cm ketebalan sabuk kayu 6 Cm(tidak di fiber) sedangkan kayu dalam bengkirai ketebalan 4-5 cm 
4. Setiap palkah ada 2 kayu ukuran 20x20 cm sepanjang lebar kapal sebagai penguat kapal
5. Palkah sudah di fiber semua termasuk geladak kapal Sudah di fiber.
6. Konstruksi tiang” besi sdh lengkap gardan kapal sdh lengkap sdh bisa muter sekaligus mesin induk dan setir hidrolis kapal sdh lengkap
7. Mesin induk RH 10 Nissan, mesin genset dari 4 buah sdh ada 2 buah mesin genset (Nissan silender 4) 
8. Di palkah sdh ada 2 yg terisi pipa freezer, jalur pipa freezer dari Kran ke palkah” sudah jadi, Kran sdh lengkap,instalasi pipa” yg untuk ke mesin dorin dan dinamo sdh ada, dorin baru ada 1 dari rencana 4 pemakaian mesin dorin.
9. Jumlah palkah 16.
10. Status surat” sedang proses surat ukur.

Secara pembangunan yg kurang cuma 2:
1. Jaring satu paket
2. Kelengkapan freezer 
3. 2 buah mesin genset

Buka harga 8,5 M nego

Klik untuk Lihat Harga

Baskoro Pati

27 Mar 2023

Baca Selengkapnya
Tug Boat

Dijual Cepat: Tugboat rebuild 2016 Last dock 2022

Dijual Cepat: Tugboat rebuild 2016 Last dock 2022
Mesin Caterpillar 800x2hp
Surat Hidup & BKI
Harga : 8M
Posisi Banjarmasin
-
Serius langsung survei
WA : 082150736864
Wa.me/+6282150736864 

Klik untuk Lihat Harga

Salahudin Rifky

24 Mar 2023

Baca Selengkapnya
Spareparts

Yamaha Outboard E40GMHL 2 Stroke Motor Tempel (Free Ongkir Jakarta & Bali)

Spesifikasi:

Tipe Mesin: 40 HP, 2-Strokes, In-line 2
Diameter x Langkah: 78.0 mm x 70.0 mm
Tenaga: 40 HP
Kondisi Pengiriman: Franco Gudang PT KBA Jakarta
Sistem Starter: Manual
Tinggi Transom: L = 22.5 in
Metode Trim & Tilt: Manual
Jangkauan Operasi Maksimum: 4500 - 5500 rpm
Propeller Pitch: 11
Material Propeller: Aluminium
Sistem Pengapian: CDI
Perbandingan Gigi: 2.08 (27/13)
Sistem Induksi Bahan Bakar: 1 Carburetor Dual Throat
Konsumsi Bahan Bakar: 20.0 l/h @5500 r/min
Isi Silinder: 669 cc
Perbandingan Kompresi: 6.2

Keterangan:
Harga yang tercantum adalah Franco Jakarta.
Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Pengiriman langsung dari dealer.

Free Ongkir dari Dealer berlaku untuk area Jabodetabek, Badung & Denpasar (Bali).

Untuk pengiriman diluar area tersebut akan ada biaya ongkir tambahan.

Klik untuk Lihat Harga

Yamaha Marine - PT Karya Bahari Abadi Official Store

15 Agt 2022

Baca Selengkapnya
Spareparts

Yamaha Outboard F20CMHL 4 Stroke Motor Tempel (Free Ongkir Jakarta & Bali)

Spesifikasi:

Tipe Mesin: SOHC, In-Line 2
Tenaga: 20 PK
Kondisi Pengiriman: Gudang CV Selecta Jaya Marine Ampenan
Tinggi Transom: L = 22.2 in
Isi Silinder: 362 cc
Diameter x Langkah: 63.0 mm x 58.1 mm
Jangkauan Operasi Maksimum: 5000 - 6000 rpm
Perbandingan Kompresi: 9.3
Konsumsi Bahan Bakar: 6.9 l/h @5500 r/min
Perbandingan Gigi: 2.08 (27/13)
Sistem Pengapian: CDI Micro-Computer
Sistem Pelumas: Wet Sump
Metode Trim & Tilt: Manual
Sistem Starter: Manual
Material Propeller: Aluminium
Included: External Fuel Tank

Keterangan:
Harga yang tercantum adalah Franco Jakarta.
Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.


Pengiriman langsung dari dealer.

Free Ongkir dari Dealer berlaku untuk area Jabodetabek, Badung & Denpasar (Bali).

Untuk pengiriman diluar area tersebut akan ada biaya ongkir tambahan.

Klik untuk Lihat Harga

Yamaha Marine - PT Karya Bahari Abadi Official Store

15 Agt 2022

Baca Selengkapnya
Spareparts

Yamaha Outboard E30HMHL 2 Stroke Motor Tempel (Free Ongkir Jakarta & Bali)

Spesifikasi:

Tipe Mesin: 30 HP | 2 Strokes | 2 Cylinders
Diameter x Langkah: 72.0 x 61.0
Tenaga: 30 HP
Kondisi Pengiriman: Franco Gudang PT KBA Jakarta
Sistem Starter: Manual
Tinggi Transom: L = 21.7 Inch
Metode Trim & Tilt: Manual
Jangkauan Operasi Maksimum: 4500 - 5500 rpm
Propeller Pitch: 12
Sistem Kemudi: Tiller handle
Material Propeller: Aluminium
Sistem Pengapian: CDI
Perbandingan Gigi: 2.08 (27/13)
Sistem Induksi Bahan Bakar: 1 Caburator
Konsumsi Bahan Bakar: 11.5 l/h @5500 r/min
Isi Silinder: 496 cc
Perbandingan Kompresi: 7.0

Keterangan :
Harga yang tercantum adalah Franco Jakarta
Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Pengiriman langsung dari dealer.
Free Ongkir dari Dealer berlaku untuk area Jabodetabek, Badung & Denpasar (Bali).
Untuk pengiriman diluar area tersebut akan ada biaya ongkir tambahan.

Klik untuk Lihat Harga

Yamaha Marine - PT Karya Bahari Abadi Official Store

15 Agt 2022

Baca Selengkapnya
Spareparts

Yamaha Outboard 85AEDL 2 Stroke Motor Tempel (Free Ongkir Jakarta & Bali)

Harga:
Rp 91.800.000

Spesifikasi:

Tipe Mesin: 85HP, 2-Strokes, 3 Cylinders
Diameter x Langkah: 82.0 mm x 72.0 mm
Tenaga: 85 HP
Kondisi Pengiriman: Franco Gudang PT KBA Jakarta
Sistem Starter: Hydraulic
Tinggi Transom: L = 20.5 in
Metode Trim & Tilt: Electrical
Jangkauan Operasi Maksimum: 4500 - 5500 rpm
Propeller Pitch: 17
Sistem Kemudi: Remote
Material Propeller: Aluminium
Sistem Pengapian: CDI
Perbandingan Gigi: 2.00 (26/13)
Konsumsi Bahan Bakar: 35.0 l/h @5000 r/min
Isi Silinder: 1140 cc
Perbandingan Kompresi: 5.1

Keterangan:
Harga yang tercantum adalah Franco Jakarta.

Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Pengiriman langsung dari dealer.

Free Ongkir dari Dealer berlaku untuk area Jabodetabek, Badung & Denpasar (Bali).

Untuk pengiriman diluar area tersebut akan ada biaya ongkir tambahan.

Klik untuk Lihat Harga

Yamaha Marine - PT Karya Bahari Abadi Official Store

15 Agt 2022

Baca Selengkapnya
General Cargo

1 Unit Kapal LCT. Kargo Mahakam Jaya Tahun 2014

Spesifikasi:

Nama: LCT. MAHAKAM JAYA
Year of Built: 2014
Flag: Indonesia
Class: BKI (Biro Klasifikasi Indonesia)

Length: 35,41 Meter
Breadth: 7,5 Meter
Depth: 2,5 Meter
Gross Tonnage: 400 Ton

Main Engine : Mitsubishi 8DC.9 2 X 320 HP
Gear Box : Dong Feng 270 MB Ratio 1:4

Klik untuk Lihat Harga

PT. Pelayaran Mulia Abadi SMD

15 Agt 2022

Baca Selengkapnya
Tug Boat

1 Unit Kapal Tug Boat Hikmah 03 Tahun 2012

Spesifikasi:

Name of Vessel:  TB. Hikmah 03
Type of Vessel:  Tug Boat
Place Built / Year:  Samarinda, Tahun 2012
Port of Registry:  Samarinda, Indonesia
Flag: Indonesia
GT / NT:  147 Ton / 45 Ton
Classification:  BKI

Length: 23,97 M
Breadth: 7 M
Moulded Depth: 3,4 M


Main Engine:  YANMAR 6AYM-WST 2 X 659 HP
Gear Box:  YANMAR YXH-240 L

Klik untuk Lihat Harga

PT. Pelayaran Mulia Abadi SMD

15 Agt 2022

Baca Selengkapnya
Lihat Iklan Lebih Banyak

Berita Terbaru

15 Feb 2026

Penulis : Folber Siallagan

Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut Perdana Dibangun di NTB-NTT

Pemerintah Indonesia akan memanfaatkan arus laut untuk menghasilkan listrik dengan cara membangun Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL). Lokasi pertama yang akan dijadikan titik pembangkit adalah perairan laut di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, Indonesia merupakan negara kepulauan yang cangkupan lautnya sangat besar. Oleh karena itu potensi yang ada harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Berdasarkan paparan sebelumnya, lokasi pengembangan gelombang arus laut rencananya berada di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Masing-masing akan memiliki pasokan yakni 20 MW."

Ada laut, kita juga punya. Nah ini target di RUPTL mulai muncul tahun ini. Jadi mulai muncul nih baru pembangkit listrik tenaga arus laut. Jadi menggunakan arus laut untuk men-generate energi jadi listrik nantinya," ujar Eniya, Minggu (15/2/2026).

Selain arus laut, Eniya juga menyebutkan potensi yang besar dari panas bumi. Kemudian, ada juga pembangkit listrik tenaga surya yang memiliki potensi mencapai 3.600 GW. Potensi tersebut, kata Eniya merupakan peluang besar yang akan dimanfaatkan secara optimal.

"Karena kalau misalnya Jerman, cuma mention tentang surya, angin, paling sedikit hidro. Kalau Belanda, hidrolah, angin juga banyak. Tapi mereka nggak mention geothermal. Indonesia ada," katanya.

Diketahui, potensi pembangkit listrik tenaga arus laut di Indonesia sangat besar. Indonesia memiliki sekitar 17.000 pulau, sehingga terdapat banyak selat sempit yang berpotensi menghasilkan arus laut. Beberapa lokasi yang memiliki potensi besar antara lain Selat Larantuka, Selat Alas, dan Selat Flores.

Kecepatan arus laut di Indonesia bervariasi, tetapi beberapa lokasi memiliki kecepatan yang cukup tinggi, seperti Selat antara Pulau Taliabu dan Pulau Mangole di Kepulauan Sula, Maluku Utara, dengan kecepatan 5,0 m/detik.

Potensi daya yang dapat dihasilkan dari arus laut Indonesia diperkirakan mencapai 280 triliun watt-jam. Jika dimanfaatkan dengan baik, energi arus laut dapat menjadi sumber energi terbarukan yang signifikan bagi Indonesia. (*)

arrow right Baca Berita Lengkap

15 Feb 2026

Penulis : Folber Siallagan

Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut Perdana Dibangun di NTB-NTT

Pemerintah Indonesia akan memanfaatkan arus laut untuk menghasilkan listrik dengan cara membangun Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL). Lokasi pertama yang akan dijadikan titik pembangkit adalah perairan laut di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, Indonesia merupakan negara kepulauan yang cangkupan lautnya sangat besar. Oleh karena itu potensi yang ada harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Berdasarkan paparan sebelumnya, lokasi pengembangan gelombang arus laut rencananya berada di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Masing-masing akan memiliki pasokan yakni 20 MW."

Ada laut, kita juga punya. Nah ini target di RUPTL mulai muncul tahun ini. Jadi mulai muncul nih baru pembangkit listrik tenaga arus laut. Jadi menggunakan arus laut untuk men-generate energi jadi listrik nantinya," ujar Eniya, Minggu (15/2/2026).

Selain arus laut, Eniya juga menyebutkan potensi yang besar dari panas bumi. Kemudian, ada juga pembangkit listrik tenaga surya yang memiliki potensi mencapai 3.600 GW. Potensi tersebut, kata Eniya merupakan peluang besar yang akan dimanfaatkan secara optimal.

"Karena kalau misalnya Jerman, cuma mention tentang surya, angin, paling sedikit hidro. Kalau Belanda, hidrolah, angin juga banyak. Tapi mereka nggak mention geothermal. Indonesia ada," katanya.

Diketahui, potensi pembangkit listrik tenaga arus laut di Indonesia sangat besar. Indonesia memiliki sekitar 17.000 pulau, sehingga terdapat banyak selat sempit yang berpotensi menghasilkan arus laut. Beberapa lokasi yang memiliki potensi besar antara lain Selat Larantuka, Selat Alas, dan Selat Flores.

Kecepatan arus laut di Indonesia bervariasi, tetapi beberapa lokasi memiliki kecepatan yang cukup tinggi, seperti Selat antara Pulau Taliabu dan Pulau Mangole di Kepulauan Sula, Maluku Utara, dengan kecepatan 5,0 m/detik.

Potensi daya yang dapat dihasilkan dari arus laut Indonesia diperkirakan mencapai 280 triliun watt-jam. Jika dimanfaatkan dengan baik, energi arus laut dapat menjadi sumber energi terbarukan yang signifikan bagi Indonesia. (*)

14 Feb 2026

Penulis : Folber Siallagan

Pemerintah Bangun Pusat Riset Rumput Laut di Lombok Timur

Indonesia membangun pusat riset rumput laut bertaraf dunia bernama International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) di kawasan Teluk Ekas, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Menggandeng dua kampus ternama dari AS dan China, pusat riset ini ditargetkan mampu meningkatkan ekonomi pesisir dengan komoditi utama rumput laut.

Menurut Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, pemerintah memandang penting memperkuat riset rumput laut Indonesia sebagai bagian dari strategi nasional dan transformasi ekonomi pesisir.

"Fokus besar kami beberapa bulan terakhir adalah menjadikan Indonesia pusat rumput laut dunia, dan itu harus dimulai sekarang. Karena itu, kita membangun pusat riset bertaraf internasional dengan standar dan jejaring yang memang global," kata

Wamendiktisaintek, Sabtu (14/02/2026).
Area Teluk Ekas dipilih sebagai lokasi riset karena telah lama menjadi ruang hidup masyarakat pesisir, baik sebagai kawasan budidaya maupun tangkap.Pusat riset ini diharapkan bisa meningkatkan hasil tangkapan dan kualitas budi daya dengan bibit rumput laut yang lebih unggul berbasis riset.

Sejumlah fasilitas dalam pusat riset tersebut akan dibangun, di antaranya gedung penelitian, asrama bagi peneliti internasional, apotek, serta sarana pendukung lainnya.

Stella menyoroti Indonesia saat ini adalah produsen rumput laut tropis terbesar di dunia, menguasai sekitar 75 persen pasar global.

"Nilai ekonomi rumput laut dunia mencapai 12 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) per tahun, dan diperkirakan akan terus meningkat," ujarnya.

Walaupun demikian, Stella menekankan posisi Indonesia di pasar global dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan riset dan hilirisasi di dalam negeri.

Ia menggarisbawahi bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi produsen bahan mentah, melainkan menjadi pusat inovasi dan nilai tambah. Maka, ITSRC dirancang sebagai simpul kolaborasi nasional dan internasional.

"Kami bekerja sama dengan University of California, Berkeley, dan Beijing Genomics Institute dari China. Beijing Genomics Institute berkomitmen mendukung pendanaan Rp3 miliar untuk dua tahun pertama, termasuk peralatan dan peneliti. Kemdiktisaintek juga telah mengalokasikan Rp1,5 miliar untuk tahap awal," ucap Stella Christie.
L

Secara ekologis, Teluk Ekas memiliki sistem teluk tropis yang relatif terlindung, dengan arus dan sirkulasi air yang cukup baik. Kondisi ini menjadikannya ideal sebagai living laboratory untuk riset produktivitas, ketahanan iklim, dan pengembangan biomassa skala tropis.Tidak hanya rumput laut Kappaphycus sebagai bahan baku karagenan, kawasan ini juga potensial untuk pengembangan jenis rumput laut Caulerpa, Ulva, dan Halymenia. (*)

12 Feb 2026

Penulis : Folber Siallagan

Pemerintah Mulai Inspeksi Kelaiklautan Kapal Angkutan Lebaran

Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi aktivitas transportasi laut selama Angkutan Lebaran 2026, khususnya di pelabuhan penyeberangan yang diproyeksikan mengalami lonjakan penumpang. Komitmen itu diwujudkan dengan melakukan inspeksi dan pemeriksaan kelaiklautan kapal yang melayani angkutan Lebaran.

Yang pertama diperiksa kelaiklautan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) adalah kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, pada 10–12 Februari 2026, yang sedang melakukan persiapan Angkutan Laut Lebaran.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Samsuddin mengatakan pemeriksaan kelaiklautan dilakukan sebagai langkah preventif. Hal itu untuk memastikan seluruh armada penumpang dalam kondisi laik laut sebelum periode angkutan Lebaran yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang.

“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, mulai dari kelengkapan dokumen kapal dan awak kapal, alat keselamatan dan pemadam kebakaran, sistem manajemen kapal, alat navigasi, permesinan hingga aspek stabilitas kapal,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis.

Pemeriksaan dipimpin Kepala Subdirektorat Rancang Bangun, Stabilitas dan Garis Muat Kapal Ditkapel, Amir Makbul, didampingi tim Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Tiga kapal penumpang yang melayani lintasan Jawa–Bali menjadi objek pemeriksaan, yakni KMP Portlink VII, KMP Mutiara Sentosa III, dan KMP Perkasa Prima 5.

Marine Inspector KSOP Tanjung Wangi sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap 47 dari total 55 kapal yang beroperasi di lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, sementara delapan kapal lainnya diperiksa oleh UPP Kelas II Gilimanuk.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kemenhub melaporkan kondisi kapal penumpang di Pelabuhan Ketapang dan Tanjung Wangi secara umum dinyatakan baik dan laiklaut, meski ditemukan beberapa kekurangan minor yang harus segera dilengkapi.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan jumlah penumpang pada Angkutan Laut Lebaran 2026 mencapai 1,67 juta orang di lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Angka ini meningkat sekitar 3 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 1,62 juta penumpang. (*)